

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Pelayanan KB Momentum Tahun 2026 secara serentak di seluruh kecamatan se-Kabupaten Tabanan pada tanggal 9-15 Februari 2026. Program ini menghadirkan pelayanan pemasangan dan pencabutan alat kontrasepsi secara gratis bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali Nomor: B-105/KB.08.01/J19/2026 tentang Penyelenggaraan Pelayanan KB Momentum Tahun 2026.
Pelayanan KB Momentum digelar sebagai upaya meningkatkan capaian indikator program Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) di Provinsi Bali yang mengalami penurunan.
Data menunjukkan prevalensi kontrasepsi modern menurun dari 60,6 persen pada 2024 menjadi 59,6 persen pada 2025. Sementara itu, angka unmet need KB meningkat dari 10,6 persen pada 2024 menjadi 13,5 persen pada 2025.
“Melalui pelayanan serentak ini, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menargetkan peningkatan partisipasi masyarakat dalam penggunaan alat kontrasepsi modern, khususnya metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP),” ungkap Kepala DPPKB Kabupaten Tabanan, Ni Wayan Mariati, MM
Adapun layanan yang diberikan berupa pemasangan maupun pencabutan alat kontrasepsi IUD dan implant secara gratis. Pelayanan dilaksanakan di sejumlah fasilitas kesehatan di masing-masing kecamatan.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana mengatakan bahwa target pelayanan KB serentak awal tahun 2026 di Kabupaten Tabanan sebanyak 352 sasaran. Sebanyak 176 sasaran merupakan peserta MKJP dan 40 sasaran merupakan peserta KB Pasca-Persalinan (KBPP).
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tabanan mengajak masyarakat, khususnya pasangan usia subur, untuk memanfaatkan pelayanan ini, dengan mendatangi lokasi pelayanan, sesuai jadwal di masing-masing kecamatan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini, karena pelayanan diberikan secara gratis. Cukup membawa fotokopi KTP dan datang ke fasilitas kesehatan terdekat, sesuai jadwal yang telah ditentukan,”



