7 Maret 2026
IMG-20250318-WA0002

Rapat ini dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 17 Maret 2025 bertempat di Ruang Pertemuan Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Tabanan, dihadiri oleh Dinas Kesehatan, Faskes Rumah Sakit, Faskes Puskesmas, Ikatan Bidan Indonesia.
Rapat dibuka oleh Ibu Kepala Dinas Dra. Ni Wayan Mariati, MM dan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Kepala Bidang Keluarga Berencana I Wayan Putra, SKM M.Kes.
Adapun tujuan diselenggarakannya rapat koordinasi ini secara umum adalah untuk meningkatkan akses pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi serta menjaga keberlangsungan kontrasepsi bagi Pasangan Usia Subur (PUS). Sedangkan tujuan khususnya adalah meningkatkan komitmen pemerintah daerah serta mitra kerja dalam mendukung Program KB, tercapainya target kinerja peningkatan kesertaan ber-KB khususnya KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), meningkatkan capaian peserta KB Baru dan keberlangsungan pemakaian kontrasepsi.
Rapat koordinasi dilaksanakan dalam rangka persiapan pelaksanaan pelayanan KB Momentum Hari Kartini di mana akan dilaksanakan pelayanan Vasektomi Serentak untuk meraih MURI dan pelayanan KB di Tempat Kerja atau Perusahaan.
Pelayanan Vasektomi Serentak akan dilaksanakan pada Minggu ketiga atau keempat di bulan April 2025 bertempat di Rumah Sakit Tabanan, dan Pelayanan KB Perusahaan akan dilaksanakan di Pabrik PT. Astidama Penyali, Kerambitan pada Minggu pertama di bulan Mei 2025 menyasar karyawan perusahaan dan keluarganya dengan jenis pelayanan seperti Suntikan, PIL, Kondom, Pemasangan IUD, Implan serta Cabut Implan.
Dalam rapat ini juga dibahas persoalan dan kendala program yang terjadi di Faskes mulai dari perencanaan pendistribusian alokon, dukungan Barang Medis Habis Pakai (BMHP) dalam pemberian pelayanan KB, pencatatan dan pelaporan di SIGA sampai dengan perlakuan terhadap alokon yang telah kedaluwarsa.
Semua mitra terkait berkomitmen untuk selalu mendukung dan meningkatkan koordinasi agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya pelayanan KB, dapat berjalan dengan baik dan lancar dalam upaya untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas, menurunnya angka kematian ibu dan anak serta penurunan angka kasus stunting di Kabupaten Tabanan.